« [GE MOZAIK, Mei 2005] - Ujung Tombak Pendidikan adalah Guru | HomePage | [GE MOZAIK, Mei 2005] – Profil Sunarto : Guru Harus Jadikan Dirinya sebagai Contoh »
19.05.2005
[GE MOZAIK, Mei 2005] – Kurikulum 2004 (KBK) dan Harapan Para Guru
Kurikulum Berbasis Kompetensi ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. A. Malik Fajar mulai tahun 2004. Sebagian kalangan pendidikan bersikap skeptis terhadap kurikulum ini dan sebagian lagi menyambut dengan gembira. Berikut ini pandangan dan harapan Farid Ma’ruf, S.Pd., guru pengajar Biologi di SMP 19, Jakarta Selatan, Sunaryo, S.Pd., Kepala Sekolah SD 013 Cipete, dan Harno, S.Pd., guru kelas 6 SD 013 Cipete, Jakarta Selatan.

Menurut Farid, KBK 2004 telah disosialisasikan kepada guru-guru. Seminar tentang KBK 2004 oleh Pusat Kurikulum telah membantu persiapan para guru untuk mengajar para murid dengan sistem yang terbaru ini. Akan tetapi, Sunaryo dan Harno mengatakan bahwa teori saja tidak cukup. Menurut mereka, harus ada model nyata dari penerapan dan praktik KBK 2004 di kelas.
Salah satu upaya yang pernah dilakukan oleh Sunaryo, kepala sekolah yang pernah mendapat penghargaan Guru Teladan dari Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2001 ini, ialah dengan mengunjungi sekolah lain yang telah melakukan sistem KBK 2004. Hal ini beliau lakukan untuk melihat dengan contoh nyata bagaimana sebenarnya KBK 2004 dapat benar-benar dipraktikkan di kelas. Beliau juga menambahkan bahwa dirinya merasa sangat beruntung karena mendapat sharing partner melalui rekan-rekannya di pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) di daerah Cipete yang diadakan sebulan sekali.
KKG ini merupakan wadah tempat para guru yang langsung terjun ke lapangan dalam proses pengajaran. Mereka dapat saling mengemukakan permasalahan yang mereka alami dalam proses mengajar dan melaksanakan KBK 2004 di kelas. “Para pengawas dan pejabat dapat saja hanya menyampaikan kulit dan teori saja, sedangkan di sini (KKG) untuk sharing dapat dilakukan secara langsung dan dikupas sampai habis,” ungkap Sunaryo. Menurutnya, inilah salah satu cara yang efisien dan hemat biaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia guru dalam mempraktikkan KBK 2004.
Harno juga menyetujui perlunya model nyata dalam pelaksanaan KBK 2004 yang dapat ditiru oleh para guru. Beliau menyatakan bahwa pelaksanaan KBK 2004 ini masih kurang efisien. Selain itu, katanya, akibat masa transisi yang tidak begitu lama menyebabkan para guru mengalami kesulitan untuk mempraktikkan KBK 2004. “Masa transisi yang tidak begitu lama (dari Kurikulum 1994 suplemen 1999 ke Kurikulum Berbasis Kompetensi 2004) menyebabkan model pengajaran yang dipraktikkan masih mangacu pada model lama. Bukunya sudah berKBK 2004, tetapi dalam pelaksanaannya masih agak sulit,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sunaryo. “Teman-teman guru juga perlu proses dan waktu, tidak dapat seperti membalikkan telapak tangan.” Akan tetapi, Kepala Sekolah SD Cipete 013 ini tidak patah semangat. Sunaryo berkata sambil tersenyum optimis, “Tidak perlu nelongsolah, walaupun pelan, tetapi pasti”.
Ketiga guru ini setuju bahwa perbedaan utama dari KBK 2004 dengan Kurikulum1994 suplemen 1999, yaitu Kurikulum 1994 suplemen 1999 lebih memprioritaskan penilaian pada produk akhir. Pada KBK 2004, proses dan praktiknya harus lebih diutamakan dari produk akhir itu sendiri. Sunaryo menambahkan, “Ibaratnya orang yang naik sepeda, jika jatuh, sakitnya akan selalu teringat. Jika dia mencoba kembali, dia akhirnya akan menikmati kebisaannya (bersepeda) itu”.
Menurut Harno, guru hanya menjadi fasilitator dan membantu murid melalui proses praktik pembelajaran secara praktikal.
Sementara Farid juga menegaskan bahwa praktikum yang dilakukan oleh anak didik harus sesuai dengan kehidupan sehari-hari dan dihubungkan dengan dunia nyata anak. Guru yang mengajar Biologi ini tidak segan-segan mencari apa yang diminati anak-anak didiknya. Sebagai contoh, untuk mempelajari kumparan, beliau tidak cuma menjelaskannya secara teori. Beliau bertanya kepada anak-anak didiknya, apakah mereka mempunyai mobil Tamiya dan apakah anak-anak didiknya ingin mobil Tamiyanya lebih cepat larinya. Farid mengetahui bahwa anak-anak didiknya suka beradu cepat mobil Tamiya. Dengan cara ini Farid membangkitkan rasa ingin tahu murid-muridnya. “Yang belajar itu siswa, guru hanya sebagai pendamping. Bagaimana caranya supaya mereka senang? Mereka itu kita ajarkan dengan sistem pengajaran CTL (conceptual teaching learning),” ujarnya.
Farid lalu meminta anak-anak didiknya mempersiapkan dinamo bekas dari mobil Tamiya mereka. Beliau juga memanggil ahli-ahli dinamo yang berpraktik di dekat Taman Puring, Jakarta Selatan untuk mengajari anak-anak didiknya untuk membuat dinamo. “Ternyata, kalau perbandingannya tepat, Tamiya itu jalannya cepat, dan anak-anak didik saya mampu membuat dinamo,” katanya sambil tersenyum puas.
Sunaryo mengatakan bahwa perlu adanya kreativitas, pengadaan media, dan dukungan orang tua dalam melaksanakan praktikum. Akan tetapi, setiap praktikum harus dipersiapkan dengan baik sehingga memenuhi tujuan kompetensi yang diharapkan dan tidak melenceng karena terlalu kreatif. Sunaryo juga menyatakan bahwa media, alat peraga, dan keaktifan siswa harus dinilai juga. Tidak semua alat harus dibeli di sekolah, asalkan anak didik komunikatif dengan orang tua mereka. “Misalnya, jika besok belajar tentang tumbuhan biji berbelah, anak didik dapat diminta membawa biji tumbuhan agar dia bisa aktif melakukan eksperimen,” katanya sambil tersenyum. Beliau juga mengusulkan, adanya buku penghubung antara orang tua dan anak didik agar kegiatan anak didik dapat dipantau oleh orang tuanya (terutama dengan anak-anak didik di kelas rendah).
Walaupun praktikum-praktikum telah dilakukan di kelas, Harno menambahkan bahwa sekarang ini tuntutan ujian secara kognitif dan teori masih menjadi prioritas. Oleh karena itu, banyak guru masih mengajar secara kognitif saja. Menanggapi kondisi ini, Harno mengharapkan, kemampuan yang sifatnya ingatan dan sikap harus diimbangi dengan keterampilan nyata, begitu juga ujiannya.
Ketiga guru ini juga berharap dengan adanya KBK 2004, anak-anak didik dapat mendapatkan hasil nyata. Dalam arti, materi-materi yang mereka dapatkan di sekolah dapat diaplikasikan dalam dunia nyata.
“Hal ini dapat diperoleh melalui proses pengajaran dengan sistem Direct Instruction, yaitu ceramah yang dilengkapi dengan dialog tanya jawab antara guru dan anak didiknya. Selain itu, sistem pembelajaran Problem Solving Instructions perlu juga diajarkan untuk memecahkan masalah-masalah yang dijumpai sehari-hari,” ujar Farid.
Melalui proses pembelajaran KBK 2004, anak didik diharapkan belajar untuk bekerja sama melalui sistem pembelajaran yang disebut Cooperative Learning. “Dengan pembelajaran Cooperative Learning, yang menekankan kerja sama kelompok. Proses ini memiliki ciri adanya kelompok-kelompok kecil yang dibentuk untuk mendiskusikan suatu permasalahan. Di sini, akan ada kerja sama antara anak didik yang lebih mampu dengan anak didik yang belum mampu,” jelas Farid.
Walaupun begitu ketiga guru ini juga sependapat ingin anak-anak mereka dapat bekerja secara mandiri juga. “ …saya tidak memaksakan (anak didik) selalu mempunyai kelompok. Kalau perlu sendiri ya sendiri, kalau perlu berkelompok ya berkelompok,” tambah Sunaryo.
Sunaryo juga menegaskan, perlunya guru tambahan dan pembimbing bagi anak-anak didik yang mengalami kesulitan dalam mengikuti suatu pelajaran. Hal ini mengingat perkembangan dan potensi anak didik yang berbeda-beda.
“Bukan hanya anak didik saja yang harus dibenahi untuk mencapai harapan-harapan ini. Sumber daya manusia guru, inisiatif, dan semangat untuk berkembang para guru juga penting dalam pelaksanaan KBK 2004,” ungkap Sunaryo.
(Dameria)
09:05 Posted in GE MOZAIK Mei 2005 | Permalink | Email this
Comments
Disamping murid yang sehat dan cukup cerdas, peranan guru sangat menentukan, kalau guru cukup sejahtera pasti dapat terlaksana dengan baik, kalau sekarang guru mesti ngajar dibeberapa sekolah,dan ngajar les , agar dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,apa tenaganya untuk mendidik, sudah letih dijalan Jakarta yang macet.Teori yang bagus harus didukung SDM yang sejahtera.
Posted by: Henry Hutabarat | 31.05.2005
Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada Dame atas tulisannya yang sangat bagus, investigatif, dan realistis, benar-benar mengungkapkan apa yang sesungguhnya terjadi di lapangan.
Dari segi konsep sebenarnya KBK 2004 sangat bagus, karena pada intinya berusaha melihat anak didik secara holistik dan multi aspek yakni aspek kognitif, psikomotor, dan afektif (sementara di masa lalu hanya menekankan pada aspek kognitif saja). Dengan pengikutsertaan ketiga aspek ini, sesuai dengan namanya (kurikulum berbasis kompetensi) siswa diharapkan memiliki kompetensi minimal tertentu sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Contohnya pelajaran Bahasa Inggris, dulu ditekankan pada aspek kognitif saja, pengajaran dan pengujian hanya berbentuk teori tertulis. Ini mengakibatkan banyak siswa belajar bahasa Inggris di sekolah selama bertahun-tahun tapi begitu lulus sama sekali tidak bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris (karena selama belajar bertahun-tahun itu mungkin hanya menghafal teori). Dengan KBK, ada aspek psikomotor/praktik, sehingga pada akhir pengajaran siswa diharapkan benar-benar memiliki kompetensi berbahasa Inggris yang intinya adalah komunikasi praktikal. Aspek afektif menjadi aspek penyempurna yang menjamin siswa memiliki sikap yang baik sehingga tumbuh menjadi manusia yang utuh tidak hanya dari segi intelektual dan motorik, tapi juga emosional.
Namun seperti banyak hal lainnya di negeri kita tercinta Indonesia ini, konsep yang bagus di atas kertas terkadang menjadi sulit dilaksanakan dengan semestinya di lapangan. Pertama, saya melihat KBK membutuhkan guru yang lebih "canggih" dibandingkan sistem kurikulum konvensional. Ini dikarenakan guru harus menumbuhkan dan mengembangkan kompetensi siswa secara holistik, meliputi ketiga aspek tersebut di atas tadi. Ini berarti guru harus memberikan perhatian penuh pada perkembangan siswanya secara utuh, tidak hanya datang masuk kelas blablabla sebentar lalu pergi. Ini membutuhkan perubahan mindset. Dan ini membutuhkan konsentrasi penuh pada profesi. Oleh karena itu sependapat dengan komentar Bp. Henry, kesejahteraan guru perlu ditingkatkan. Profesi guru perlu dihargai dengan wajar agar mereka dapat menjalankan profesinya dengan profesionalitas yang optimal.
Kedua saya melihat KBK membutuhkan fasilitas yang lebih dibandingkan sistem kurikulum konvensional. Ini terkait dengan porsi yang besar pada aspek praktik (yang membutuhkan sarana tambahan di luar sarana kegiatan belajar mengajar konvensional di ruang kelas). Fasilitas berarti cost, cost butuh sumber pembiayaaan, dan seperti halnya sistem kesehatan, sistem pendidikan nasional kita belum memiliki sistem pembiayaan yang komprehensif yang dapat memayungi hak seluruh warga. Kecuali segelintir sekolah-sekolah yang telah mapan, kebanyakan sekolah di Indonesia belum mampu untuk memiliki fasilitas yang memadai demi berjalannya konsep KBK yang sesungguhnya.
KBK 2004 adalah konsep yang sangat menjanjikan. Tapi untuk merealisasikannya sehingga membawa manfaat yang optimal, banyak pihak yang harus mau berubah. Pemerintah, DPR, profesi guru, masyarakat harus mau berubah dan berbenah diri, demi kepentingan generasi masa depan Indonesia.
Posted by: Marvin Sirait | 01.06.2005
Saya mau tanyak apakah buku yang di pakai untuk anak didik-didik SD apakah apkah bukunya tidak sama .
Posted by: AHMAD | 12.07.2005
Saya mau tanyak apakah buku yang di pakai untuk anak didik-didik SD apakah apkah bukunya tidak sama .
Posted by: ahmad | 12.07.2005
Kita sebagai guru barangkali sdh paham dengan beberapa model pembelajaran spt CTL etc. Tapi masih rancu dlm menterjemahkan silabus. Bagaimana kalo ada contoh perangkat pengajaran dari pakr nya spt Bapak.
Posted by: Raudhati Johan | 19.07.2005
Saya melihat bahwa KBK sangat bagus kalau diterapkan sesuai dengan tujuannya yaitu untuk memacu siswa untuk semakin inisiatif mencari tahu tentang pelajaran yang dipelajari. Tetapi banyak hal harus dibenahi untuk mencapai hal tersebut salah satunya Guru yang profesional dalam hal mengembang KBK di kelas. Sudah sejauh mana guru-guru paham akan KBK ini. Jadi bagaimana kalau ada ya pelatihan yang lebih baik untuk membenahi para guru-guru tentang KBK ini !. Kan bisa semakin BAIK lagi.
Posted by: Darwin Hutasoit | 12.09.2005
Saya melihat bahwa KBK sangat bagus kalau diterapkan sesuai dengan tujuannya yaitu untuk memacu siswa untuk semakin inisiatif mencari tahu tentang pelajaran yang dipelajari. Tetapi banyak hal harus dibenahi untuk mencapai hal tersebut salah satunya Guru yang profesional dalam hal mengembang KBK di kelas. Sudah sejauh mana guru-guru paham akan KBK ini. Jadi bagaimana kalau ada ya pelatihan yang lebih baik untuk membenahi para guru-guru tentang KBK ini !. Kan bisa semakin BAIK lagi.
Posted by: Darwin Hutasoit | 12.09.2005
Tolong dengan hormat, saya dikirimi Kurikulum Bahasa Inggris SD.
Terima kasih
Posted by: Ida Mantra | 29.09.2005
oke! Good luck, for your writed in mozaik, maju terus informasi anda penting dalam sosialisai kurikulum 2004, gimana apa ada pedoman penilaian kurikulum 2004 dan pedoman pengisiian buku raport yang baru ? tak tunggu beritanya, khususnya untuk SD dan SMP
Jaka Palangkaraya
Posted by: JAKAWIDADA | 05.10.2005
sebenarnya apa perbedaan yang menonjol dari kurikulum 94 dengan 2004 yang membuat para guru susah untuk melaksanakannya?
Posted by: may | 12.10.2005
BISA KIRIMI GUE TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI GA???
GUE BUTUH BANGET................THX
Posted by: ita | 17.10.2005
tolong gue dong mo bikin skripsi tentang model pembelajaran cooperative learning
Posted by: andrie minggon | 19.10.2005
please tolong kirim ke email gw kaka_minggoen@yahoo.com kalo ada inf. tentang model pembelajaran cooperative learning (secepatnya ya...)
Posted by: andrie minggon | 19.10.2005
please tolong kami, jika ada informasi tentang pedoman pengembangan kurikulum muatan lokal. mohon dikirim ke email alchooliq@yahoo.com
Posted by: abdoel kholieq | 26.10.2005
tolong di jawab :!!!! kriteria buku ajar matematika berbasis kompetensi yang baik yang bagaimana????????????????????????? pleaseeeeee
Posted by: haris | 20.11.2005
yang jelas buku yang paling enak sibaca adalah model majalah anak muda sekarang!!!
jangankan kita mau baca, ngerliat2 halaman2nya aja kita dah seneng bgt!
nah andaikata buku pelajaran sekolah didisain kayak gitu pasti asik bgt!! selain menarik, aplikativ juga telah melaksanakan prinsip CTL dalam bid. visualnya. jadi bisa asik bgt tuh belajarnya, udah bukunya keren, guranya masih muda, gaul lagi.. trus yang diajarin nyangkut kehidupan sehari2.
hal seperti itulah yang scr tidak langsung dapat meningkatkan kreativitas siswa
Posted by: nuh | 30.11.2005
kbk menunjang masa depan sang anak didik sehingga dapat berguna bagi masa depan bangsa.
Posted by: trio firdaus | 01.12.2005
saya adalah salah satu mahasiswa yang akan diproyeksikan menjadi seorang guru smk, melalui program beasiswa dikmenjur, saya studi di universitas pendidikan indonesia (upi) bandung, dengan tantangan yang ada saya diharapkan dapat mengemban tugas melalui program kurukulum berbasis kompetensi. maka dengan senang hati saya harus menjalani sepenuh hati, semoga seluruh masyarakat indonesia mendukung program yang sedang saya emban melalui studi lanjut saya. mohon doa restunya bagi cita-cita bangsa indonesia yang maju dalam hal segala bidang.
Posted by: rio | 01.12.2005
kbk memang bagus tapi sampai saat ini pengaplikasian kbk dilapangan melenceng
pelatihan guru sangat sangat sangat perlu
Posted by: sofie | 09.12.2005
tolong gue dong gimana sistem penilaian kbk untuk anak SMA.t.Q
Posted by: ernawati | 21.12.2005
Saya sering menatar guru-guru untuk memehami apa itu KBK, namun ada hal yang sangat membingungkan kenapa tugasnya begitu banyak yang perlu dselesaikan dengan menggunkan kurikulum ini pada hal gaji kami kan kecil bagaimana mencari tambahan diluar. kata sebagian dari peserta adalah baiklah kami terima KBK tapi kami tidak mau melaksanakan tugas-tugasya secara utuh. alias masa bodoh dengan tugas-tugas mempersiapkan perangkat KBMnya
Posted by: HAERUDDIN KHARIE | 24.12.2005
Saya sering menatar guru-guru untuk memehami apa itu KBK, namun ada hal yang sangat membingungkan kenapa tugasnya begitu banyak yang perlu dselesaikan dengan menggunkan kurikulum ini pada hal gaji kami kan kecil bagaimana mencari tambahan diluar. kata sebagian dari peserta adalah baiklah kami terima KBK tapi kami tidak mau melaksanakan tugas-tugasya secara utuh. alias masa bodoh dengan tugas-tugas mempersiapkan perangkat KBMnya
Posted by: HAERUDDIN KHARIE | 24.12.2005
Saya sangat setuju dengan adanya sistem pembelajaran KBK guru dituntut untuk lebih kreatif baik cara mengajar maupun kemampuan dalam bidang teknologi. Dengan demikian guru juga dituntuk untuk menyiapkan anak didik supaya bisa menyelesaikan masalah sendiri, dengan kata lain tahu pentingnya arti belajar yaitu mereka punya kemampuan, ketrampilan serta punya ahklak mulia
Posted by: Sutriyat | 25.12.2005
KBK bukan hanya membantu guru saja tapi juga membantu siswa dalam interaksi pembelajaran. Tapi terkadang banyak juga para guru yang makin malas untuk menggunakan sistem KBK ini, mereka hanya makan gaji buta....sebaliknya kami para Guru Bantu Sekolah yang benar-benar serius mengajarkan ilmu tidak ada perhatian dari pemerintah. Kami terkadang mencari tambahan uang diluar mengajar disekolah. Kami menuntut untuk adanya keadilan akan nasib kami.
Posted by: GBS | 26.12.2005
saya mo bikin skripisi & lg pusing mkrn judul buat anak SMK bagusnya apa yach ? tolong kirim email ke andra_832001@yahoo.com. Thank's ya atas sarannya
Posted by: andra | 29.12.2005
Cara melakukan evaluasi pergunakan asasmen yang telah ada dari puskur pusat, disana banyak format. Kita tinggal memakainya saja, aku pesan dalam penilaian guru terhadap siswa harus fleksibel tapi kontinue, oke?
Posted by: Sutriyat | 30.12.2005
tolong gue donk kirimin laporan atau tugas akhir mengenai kegiatan proses mengajar disekolah mulai dari persiapannya. trims ya. and kirim ke e-mail gue : 4nd1n1@yahoo.com
Posted by: andini | 02.01.2006
tolong kirimi sikap peranan guru diera globalisasi, makasi sebelumnya. kirim keemailku.. aku tunggu
Posted by: andi hasmulyadi | 07.01.2006
tolong kirimkan kodong kurikulum berbasis kompetensi bagaimana guru mejalnkannya... kutungguki nah di emailku andiliady_2005@yahoo.com cepatki nah....
Posted by: andi hasmulyadi | 07.01.2006
TOLONG KIRIMI AKU PERANAN DAN SIKAP GURU DIERA GLOBALISASI, KUTUNGGUKI NAH DIEMAILKU.ATAU CALL 085241508576
Posted by: ANDI HASMULYADI (UNISMUH MAKASSAR) | 07.01.2006
TOLONG KIRIMI AKU PERANAN DAN SIKAP GURU DIERA GLOBALISASI, KUTUNGGUKI NAH DIEMAILKU.ATAU CALL 085241508576 by andi hasmulyadi
Posted by: ALDY UNISMUH MAKASSAR | 07.01.2006
PAK MENTERI, BAGAIMANA NASIBNYA PGSD, KARENA BUKAN SARJANA APA BISA MENJADI PEGAWAI NEGERI. KARENA MINIMAL S1 (SARJANA) YG BISA MENGAJAR DI SD. BY ANDI HASMULYADI (Mahasiswa pgsd unismuh makassar.
Posted by: ANDI HASMULYADI (UNISMUH MAKASSAR) | 07.01.2006
Gila!!!!
Kurikulum 2004 tuh ga enk bgt lage.......
Pelnya bnyk, gurue ga mau njelasin dgn jelas lagi............
Posted by: ME | 17.01.2006
minta bantuan neh!bisa kirim saya KURIKULUM BAHASA INGGRIS untuk SD (1-6)?great thing if u can help me. thank B4
Posted by: Isry Laila Syatroh | 25.01.2006
minta bantuan neh!bisa kirim saya KURIKULUM BAHASA INGGRIS untuk SD (1-6)?great thing if u can help me. thank B4
Posted by: Isry Laila Syatroh | 25.01.2006
menurut kami kbk yang ada di indonesia terlalu maksa,tidak melihat kemampuan dari siswa dan guru2 yang ada di sekolah,masih banyak murid2 yang belum bisa menerima sistem ini dengan baik. malah sistem ini membuat anak menjadi malas dan ketinggalan karena guru2 tidak pernah menerangkan dan sistem ini tidak menggunakan peringkat kelas oleh karna itu siswa jadi malas untuk bersaing. siswa yang tidak terlalu pintar mencerna pelajaran semakin bodoh dan mengandalkan contekan dari teman sehingga pada saat ulangan siswa tersebut tidak mengerti materi apa yang di ajarkan sehingga ia harus mengikuti remedial berkali2.
Posted by: riana n sugma | 08.02.2006
Kesalahan yang sering terjadi di dunia pendidikan adalah mencari nilai untuk lulus dan ranking bukan mengerti apa yang dia pelajari. Sehingga banyak juga orang tua yang mengajari anaknya, ....... yang penting nilai , perkara ngerti urusan belakang ......... Saya setuju tanpa ranking yang penting nilai bagus tanpa percontekan atau 'beli' soal. Karena bisa saja ranking 30 di kelas A sebenarnya lebih pintar dibanding ranking 2 di kelas B.... tergantung saingannya.
Semua ini perlu peranan guru yang tentunya juga berkompetensi... jangan cuma text book yang terbatas sehingga kalo' murid lebih kreatif atau wawasannya lebih luas, guru kebingungan dan lebih mudahnya murid jadi disalahkan.
Dengan dunia informasi yang semakin open dan global, banyak kemungkinan siswa menjadi tahu lebih banyak dari guru. Merupakan tantangan, bagaimana seorang guru bertindak bijak ???
Posted by: Nina | 17.02.2006
tolong bisa kirim tentang KBK dan bagaimana aplikasi KBK disekolah
terimakasih...
Posted by: tri widowati | 17.02.2006
apakah revisi kbk tahun 2004 sudah disosialisasikan. terus terang kami sebagai salah satu tim penyusun/penulis buku mata pelajaran geografi unutk tingkat SMP/Mts dan SMA/MA agak merasa bingung, sebab dulu waktu menggunakan kbk 2004 itu bagi kami lebih mudah, karena di dalam silabus dimuat tentang indikator-indikator mengenai bahsan apa yang cocok untuk siswa. tapi di kbk yang revisi ini dan katanya akan diberlakukan serentak pada tahun ajaran 2006 yang akan datang, materi satu tahun misalnya kelas satu menjadi bab I, kelas dua menjadi bab II dst. itu apa justru tidak menyulitkan siswa? mohon penjelasannya?
Posted by: Rusli Arif Widayat | 18.02.2006
Apakah pemerintah membantu edukasi sekolah di Indonesia saat ini????? Apakah pemerintah memberikan dana sekolah gratis kepada anak- anak yang tidak mampu????? Pemerintah seharusny memberitahukan dengan secara rinci apa saja yang telah mereka lakukan untuk mengembangkan edukasi sekolah di Indonesia khususny di kabupaten- kabupaten terpencil
Posted by: haNnyanya | 02.03.2006
it's a good way to share.
the best place to share
if you need an english syllabus for elementary school you can contact me. and I will send you trought attachment file or post packet.
Posted by: hesty | 07.03.2006
al right I forget to show you my mailaddress
hesty_najwa@yahoo.com
send me your letter and I'll send you the syllabus
Posted by: hesty | 07.03.2006
al right I forget to show you my mailaddress
hesty_najwa@yahoo.com
send me your letter and I'll send you the syllabus
Posted by: hesty | 07.03.2006
kbk y..
emmm...
kesan pertama Qt adalah....
asyik..(waktu kerja barng2 temen)
pooosinkk
coz byk tugas lah
cari materi ndiri lah
berabenya
waktu qta mo ulangan
kadang qt lom paham sepenuhnya tentang materi yang akan diujikan
paling apesnya
waktu qt mo masuk PT
bahan or materi yang diujikan kebanyakan masih sesuai dengan kurikulum yang lama
sedangkan di kbk beberapa dari materi di hapus or dihilankan
misalnya, elips(matematika) waktu UM UGM banyak ada soal yang keluar tentang elips
nah padahal di kbk materi ntu g diajarin
sedangkan di sekolah laen yang lom kbk elips masih diajarkan
seharusnya kan materi ntu harus disamakan...
apa lagi y...
pokoknya yang paling penting
qt g bener2 bisa manfaatin masa-masa SMA qt...
huh...
jadi sedih deh...
dah dlu y...
qt mo cari tugas ni
bwt ujian praktik bahasa Indonesia besok
lah untungnya cari artikel tentang KBK
da..da..da...
Posted by: alpha&depphy | 19.04.2006
aduh ketinggalan nih.....
salah pencet c....
tadi nTu aSikna cUman 1%
aNd 99% pOOOsink alias mumEEEtt...
y qra2 cUkuP sGitUU aJA...
sAmPai jUmpA
Posted by: depphy&alpha | 19.04.2006
TOLONG KAMI DONG MASALAH
PRINSIP PENILAIAN EVALUASI PENGAJARAN BERBASIS KOMPETENSIS (KBK)
BALAS SECEPATNYA AND TERIMA KASIH
Posted by: ABD MALIK HUSAIN | 23.04.2006
Tolong kirimkan Artikel Evaluasi pengajaran di kelas yang berbasis kompetensi. aku tunggu ces
Posted by: andi hasmulyadi | 28.04.2006
nice blog, interesting themes.
Posted by: Lebensversicherung | 28.04.2006
Salam kenal....
saya Firman, saya minta tolong dikirimkan artikel tentang "Prinsip-prinsip Penilaian" yang di tulis oleh saudara "Andi Hasmulyadi (Mahasiswa PGSD UNISMUH Makassar).
terima kasih
Posted by: Firman | 29.04.2006
mengenai kurikulum berbasis kompetensi pada SMA. wujud pembelajarannya apakah mirip dengan pembelajaran di SMP? dan bagaimana mengetahui siswa tersebut memahami materi ajar dengan kurikulum berbasis kompetensi tersebut?
Posted by: zaini | 01.05.2006
mengenai kurikulum berbasis kompetensi pada SMA. wujud pembelajarannya apakah mirip dengan pembelajaran di SMP? dan bagaimana mengetahui siswa tersebut memahami materi ajar dengan kurikulum berbasis kompetensi tersebut?
Posted by: zaini | 01.05.2006
mengenai kurikulum berbasis kompetensi pada SMA. wujud pembelajarannya apakah mirip dengan pembelajaran di SMP? dan bagaimana mengetahui siswa tersebut memahami materi ajar dengan kurikulum berbasis kompetensi tersebut?
Posted by: zaini | 01.05.2006
i want to know website unismuh makassar by AMIR malaya university
Posted by: syaifuddin amir | 31.07.2006
kami atas nama mahasiswa, sangat gembira karena akan dibukanya tahun depan pgsd strata 1,semoga menjadi guru yang profesional
Posted by: andi hasmulyadi | 01.09.2006
hai! aq siswa smp kelas 3 kbk . abis ini aq mo unas, tapi aq gak tau model soalnya kbk. klo punya info ato soal kbk , kirimi aq, ya...
demi kelulusan siswa indonesia, and doain aq lulus, ya...
bisa connect juga ke serious_eyes@plasa.com
thanks!!!!!!!!!!!!!!
Posted by: tatik fariha | 28.09.2006
tolong bagi yang tahu tentang kurikulum yang terbaru 2009/2010. kirim aku
Posted by: Dian Arunowo Ardi | 17.10.2006
tolong bagi yang tahu tentang kurikulum yang terbaru 2009/2010. kirim aku.........thx.
ke dian_aroend@yahoo.com
Posted by: Dian Arunowo Ardi | 17.10.2006
kbk hendaknya diterapkan di semua jenjang pendidikan karena kurikulum ini sangat bagus untuk kemajuan anak-anak indonesia.
Posted by: nur aziza | 26.01.2007
uhui..............
Posted by: suyudi | 21.02.2007
mf, bisa minta tolong, minta kurikulum sltp matapelajaran geografi, ni untuk tugas besok, kalo bisa boleh cepat, makasih banyak
Posted by: miftah f | 02.03.2007
Dear all,
apa pendapat anda UNAS dengan kurikulum KBK dan non KBK? mana yang lebih mencapai tujuan?
tolong kasih komentar buat tugas q "Curriculum and Material Development"
Wasis
Posted by: wasis | 21.07.2007
saya perlu kawan untuk bercerita dan berdiskusi tentang biologi, pendidikan. Bagi yang berminat silakan hubungi saya
Posted by: arifurahman | 04.08.2007
mohon dengan sangat bantuannya, saya membutuhkan naskah kurikulum 1994 mata pelajaran bahasa inggris untuk sma. terima kasih
Posted by: abdullah | 01.03.2008
Assalamualaikum wr wb
Bang farid,saya guru IPA di Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Di brebes, kondisi kemampuan anak untuk menghadapi UN (ujian Nasional) masih perlu ditingkatkan. Dengan adanya tambahan materi UN menjadi 4 mapel terasa semakin berat. Oleh karena itu, kami mohon bantuan dari bang farid untuk berkenan membantu kesulitan kami. Sudilah kiranya bang farid memberikan kami petunjuk dan contoh-contoh soal IPA yang mendekati soal UN IPA tahun ini.
Mudah-mudahan bisa memberikan gambaran kepada kami agar lebih siap.
Sekian dan Terima Kasih.......
murtado
SMPN 3 Kec. Wanasari Kab. Brebes
Posted by: Murtado | 04.03.2008

